
TOKOBERITA.COM
TOKOBERITA.COM – TNI Angkatan Laut mengerahkan helikopter AS 565 MBe Panther bernomor lambung HS-1305 dari KRI Semarang (SMR-594) untuk mengirim tenaga medis ke wilayah terdampak banjir bandang di Lapan Lombu, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara karena akses darat menuju lokasi masih tidak dapat dilalui setelah rusak parah akibat bencana.
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, TNI AL menjelaskan bahwa pengiriman tim medis harus segera dilakukan karena kondisi warga di lokasi terdampak sangat membutuhkan penanganan cepat. Kerusakan jalan, jembatan, serta material longsor yang menutup jalur darat membuat helikopter menjadi satu-satunya sarana efektif untuk mencapai daerah tersebut.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan bahwa tenaga medis yang dikirimkan bertugas memberikan pelayanan kesehatan darurat kepada para korban banjir bandang. Mereka dibekali peralatan medis lengkap, termasuk obat-obatan, perban, infus, serta perlengkapan pertolongan pertama.
Menurut Tunggul, keberadaan tim medis di lapangan diharapkan mampu meringankan beban warga yang belum tersentuh pelayanan kesehatan sejak bencana terjadi. Selain memberikan pertolongan pertama, tim juga diinstruksikan untuk melakukan asesmen terhadap kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.
Helikopter Panther yang digunakan dalam misi ini terbang langsung dari KRI Semarang, kapal bantu rumah sakit yang telah ditempatkan di perairan Sumatera Utara untuk mendukung operasi kemanusiaan. Kapal tersebut dilengkapi fasilitas medis lengkap yang dapat digunakan untuk perawatan lanjutan bagi korban yang membutuhkan tindakan intensif.
Selain membawa tenaga medis, helikopter juga mengangkut sejumlah logistik medis seperti obat-obatan dasar, cairan infus, sarana penunjang operasi lapangan, serta perlengkapan penanganan darurat lainnya. Semua perlengkapan itu ditujukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berlangsung meski dalam kondisi terbatas.
Upaya TNI AL ini mendapat sambutan hangat dari warga di wilayah terdampak. Kehadiran tenaga medis dianggap sangat dibutuhkan mengingat banyak korban yang mengalami luka-luka, kelelahan, dan gangguan kesehatan pasca banjir bandang.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi dengan TNI AL untuk memperluas jangkauan bantuan. Jika diperlukan, pengiriman tenaga medis tambahan maupun logistik lanjutan melalui jalur udara akan dilakukan kembali.
Hingga saat ini, proses pendataan korban dan penanganan darurat masih berlangsung. TNI AL memastikan komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Tapanuli Tengah.
