
TOKOBERITA.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk menyiapkan lahan bagi pembangunan 1.000 hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumut.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam rapat percepatan pembangunan hunian tetap bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Yayasan Buddha Tzu Chi yang digelar secara daring, Selasa (16/12/2025).
Bobby menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh program pembangunan hunian tetap sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Menurutnya, ketersediaan lahan menjadi faktor penting agar proses pembangunan dapat segera dilaksanakan dan dimanfaatkan secara permanen oleh masyarakat terdampak.
“Kami berkomitmen menyiapkan lahan yang dibutuhkan agar pembangunan hunian tetap dapat segera dilaksanakan dan dimanfaatkan secara permanen oleh masyarakat,” ujar Bobby dalam rapat tersebut.
Gubernur berharap pembangunan hunian tetap ini dapat memberikan rasa aman dan kepastian tempat tinggal bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara.
Menurut Bobby, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan sangat diperlukan dalam percepatan pemulihan pascabencana.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjut Bobby, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan kesiapan lahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Pemprov Sumut juga akan memastikan aspek tata ruang, keamanan, dan kelayakan lingkungan dalam penyediaan lahan hunian tetap.
Bobby menegaskan, hunian tetap yang dibangun diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan mendukung kehidupan sosial masyarakat dalam jangka panjang.
Menteri PKP Maruarar Sirait dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan hunian bagi korban bencana.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi kunci utama agar program pembangunan hunian tetap dapat berjalan tepat waktu.
Yayasan Buddha Tzu Chi menyatakan kesiapannya mendukung pembangunan 1.000 hunian tetap sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Program ini diharapkan dapat membantu pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara.
Pembangunan hunian tetap juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan penanganan bencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi berkelanjutan.
Dengan adanya hunian tetap, warga diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan normal secara lebih cepat.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan akan mengawal proses pembangunan hingga hunian benar-benar siap ditempati.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Pembangunan hunian tetap tersebut direncanakan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan lahan dan anggaran.
Melalui kerja sama yang solid, pemerintah berharap pemulihan pascabencana di Sumatera Utara dapat berjalan optimal.
