
Tokoberita.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Ilyas Sitorus, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar ini mulai beredar luas sejak Senin, 24 Maret 2025, dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat serta aparatur pemerintahan setempat.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemprov Sumut terkait alasan pengunduran diri tersebut. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa keputusan Ilyas Sitorus diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk faktor pribadi dan dinamika di lingkungan pemerintahan.
Sebelumnya, Ilyas dikenal sebagai pejabat yang aktif dalam pengelolaan komunikasi dan informasi di Sumatera Utara. Selama menjabat, ia berperan dalam berbagai program digitalisasi layanan publik serta peningkatan keterbukaan informasi di lingkungan Pemprov Sumut.
Salah satu pencapaiannya adalah mendorong implementasi e-government di beberapa instansi pemerintahan Sumut, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan publik berbasis teknologi. Ia juga terlibat dalam pengelolaan informasi strategis terkait kebijakan pemerintah daerah.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, muncul berbagai tantangan dalam pengelolaan sektor komunikasi dan informasi, termasuk terkait penyebaran hoaks dan tantangan dalam infrastruktur digital daerah. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan Ilyas untuk mundur dari jabatannya.
Sejumlah pihak di lingkungan Pemprov Sumut mengaku terkejut dengan keputusan ini. Beberapa pejabat menilai bahwa Ilyas Sitorus memiliki peran penting dalam mendukung agenda transformasi digital pemerintah daerah.
“Saya pribadi cukup terkejut mendengar kabar ini. Beliau adalah sosok yang aktif dan selalu berusaha membawa perubahan positif dalam bidang komunikasi dan informasi,” ujar seorang pejabat yang enggan disebut namanya.
Meski demikian, ada pula yang melihat pengunduran diri ini sebagai bagian dari dinamika dalam birokrasi pemerintahan. Pergantian pejabat dalam suatu instansi merupakan hal yang wajar dan sering terjadi demi penyegaran di tubuh organisasi.
Masyarakat pun turut mempertanyakan siapa sosok yang akan menggantikan Ilyas Sitorus di posisi strategis ini. Pasalnya, peran Dinas Kominfo sangat krusial dalam memastikan arus informasi antara pemerintah dan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Sementara itu, hingga saat ini, Gubernur Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi terkait pengunduran diri Ilyas maupun siapa yang akan ditunjuk sebagai penggantinya.
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa posisi ini kemungkinan akan diisi oleh pejabat internal yang sudah berpengalaman dalam bidang komunikasi pemerintahan, atau bahkan oleh sosok dari luar yang memiliki latar belakang di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Bagi sebagian pihak, keputusan mundurnya Ilyas Sitorus juga dikaitkan dengan dinamika politik di lingkungan Pemprov Sumut. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi yang menguatkan spekulasi tersebut.
Meski mundur dari jabatan kepala dinas, banyak yang meyakini bahwa Ilyas Sitorus tetap akan aktif dalam dunia komunikasi dan informasi, mengingat pengalamannya yang luas di bidang tersebut.
Ke depannya, publik berharap bahwa siapapun yang menggantikan Ilyas dapat meneruskan program-program yang telah berjalan, serta memperkuat keterbukaan informasi dan digitalisasi layanan publik di Sumut.
Dengan pengunduran diri ini, Pemprov Sumut dihadapkan pada tantangan untuk segera mencari pengganti yang kompeten dan mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang komunikasi dan informasi.