
MEDAN – Suasana kebersamaan dan kekhidmatan bulan suci Ramadan terasa kuat di Masjid Al-Musabbihin, Kompleks Taman Setia Budi Indah (Tasbi), Kota Medan. Kegiatan buka puasa bersama yang digelar di masjid tersebut menjadi salah satu agenda rutin yang diikuti oleh ribuan jemaah setiap harinya. Kehangatan kebersamaan tampak dari antusiasme masyarakat yang hadir. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turut hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut pada Sabtu, 13 Maret 2026. Kehadirannya disambut hangat oleh para jemaah yang memadati area masjid. Dalam kesempatan itu, wali kota berbaur langsung dengan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga.
Masjid Al-Musabbihin yang berada di kawasan Taman Setia Budi Indah dikenal aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan. Setiap hari, kegiatan buka puasa bersama di masjid tersebut diikuti sekitar 1.300 hingga 1.500 jemaah. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Program ini menjadi salah satu kegiatan sosial yang dinantikan warga.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut melibatkan banyak relawan dan pengurus masjid. Mereka bekerja sama menyiapkan makanan berbuka bagi para jemaah. Persiapan dilakukan sejak sore hari agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi. Kerja sama ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi. Warga dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu tempat untuk menjalankan ibadah bersama. Suasana kebersamaan ini menciptakan rasa persaudaraan yang kuat. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat yang telah menjaga tradisi kebersamaan. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Kehadiran ribuan jemaah setiap hari menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan warga. Pemerintah kota pun mendukung kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama juga diisi dengan rangkaian ibadah lainnya. Para jemaah biasanya mengikuti ceramah singkat menjelang waktu berbuka. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah. Banyak jemaah juga melanjutkan ibadah hingga salat Tarawih pada malam hari.
Program buka puasa bersama ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat dan pengurus masjid. Donasi dari berbagai pihak membantu terselenggaranya kegiatan tersebut setiap hari. Partisipasi masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan ini. Hal ini menunjukkan kuatnya solidaritas sosial di lingkungan tersebut.
Masjid Al-Musabbihin menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan di kawasan tersebut. Selain kegiatan Ramadan, masjid ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan. Kehadiran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat. Peran ini sangat penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Kehadiran Wali Kota Medan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat. Ia menilai kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga. Silaturahmi yang terjalin diharapkan dapat mempererat persatuan di tengah masyarakat. Pemerintah juga ingin selalu hadir di tengah kegiatan masyarakat.
Bulan Ramadan sering dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kegiatan sosial dan keagamaan. Buka puasa bersama menjadi salah satu tradisi yang banyak dilakukan di berbagai daerah. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan antarindividu, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan. Kebersamaan tersebut sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Para jemaah yang hadir mengaku senang dapat mengikuti kegiatan buka puasa bersama ini. Selain dapat berbuka puasa secara bersama-sama, mereka juga merasakan suasana kebersamaan yang hangat. Banyak keluarga yang datang bersama anggota keluarganya. Hal ini membuat suasana Ramadan terasa semakin bermakna.
Pengurus masjid berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. Dukungan masyarakat menjadi kunci keberlangsungan program tersebut. Mereka juga berharap semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi. Dengan demikian, kegiatan sosial seperti ini dapat terus memberikan manfaat.
Pemerintah Kota Medan juga mendorong kegiatan sosial keagamaan yang memperkuat kebersamaan masyarakat. Program seperti buka puasa bersama dapat meningkatkan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Keharmonisan sosial menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan kota.
Melalui kegiatan buka puasa bersama di Masjid Al-Musabbihin, semangat kebersamaan Ramadan terasa semakin kuat. Ribuan jemaah yang hadir setiap hari menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi tradisi positif bagi warga Kota Medan. Dengan kebersamaan yang terjaga, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis dan penuh kepedulian.
