
TOKOBERITA.COM – Polresta Deli Serdang menyatakan kesiapan penuh dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Bandara Internasional Kualanamu. Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui pengecekan langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Kegiatan pengecekan berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025. Lokasi yang menjadi fokus adalah Pos Pengamanan Nataru di kawasan bandara. Pengecekan dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut didampingi Kapolresta Deli Serdang beserta jajaran. Turut hadir pula para Pejabat Utama Polda Sumatera Utara. Kehadiran pimpinan kepolisian ini menunjukkan keseriusan aparat dalam pengamanan Nataru. Bandara Kualanamu merupakan salah satu objek vital nasional. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara maksimal.
Pengecekan difokuskan pada kesiapan personel yang bertugas di lapangan. Kapolda memastikan setiap anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya. Pengamanan meliputi pengaturan arus penumpang. Selain itu, patroli di kawasan bandara juga menjadi perhatian utama. Sistem pengamanan terpadu turut diperiksa secara menyeluruh.
Kapolda Sumut meninjau langsung Pos Pengamanan Nataru yang telah didirikan. Ia memeriksa kelengkapan sarana dan prasarana pendukung. Peralatan komunikasi dan pengawasan menjadi fokus pemeriksaan. Kapolda juga berdialog dengan petugas yang berjaga. Dialog tersebut bertujuan memastikan kesiapan mental dan fisik personel.
Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan berlapis. Personel ditempatkan di titik-titik strategis. Area terminal keberangkatan dan kedatangan menjadi prioritas. Jalur keluar masuk bandara juga diawasi ketat. Pengamanan dilakukan selama 24 jam penuh.
Selain personel Polri, pengamanan juga melibatkan instansi terkait. Koordinasi dilakukan dengan TNI, otoritas bandara, dan petugas keamanan penerbangan. Sinergi lintas sektor dinilai sangat penting. Hal ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang. Seluruh pihak bekerja sesuai peran masing-masing.
Kapolresta menegaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang saat Nataru telah diantisipasi. Pola pengamanan disesuaikan dengan potensi lonjakan penumpang. Personel tambahan disiagakan pada jam-jam sibuk. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kepadatan berlebih. Pengaturan arus penumpang dilakukan secara humanis.
Patroli rutin di dalam dan sekitar bandara terus ditingkatkan. Patroli dilakukan secara terbuka dan tertutup. Tujuannya untuk mencegah tindak kriminal. Pengawasan terhadap barang bawaan penumpang juga diperketat. Hal ini demi menjaga keamanan penerbangan.
Kapolda Sumut menekankan pentingnya pelayanan yang ramah kepada masyarakat. Personel diminta tetap bersikap humanis dalam bertugas. Keamanan harus berjalan seiring dengan pelayanan yang baik. Penumpang diharapkan merasa aman dan nyaman. Citra positif Polri menjadi bagian penting dari pengamanan Nataru.
Selain pengamanan fisik, aspek pengamanan teknologi juga diperhatikan. Sistem CCTV di kawasan bandara dipastikan berfungsi optimal. Pemantauan dilakukan secara real time. Posko pengamanan menjadi pusat koordinasi. Setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat.
Kapolresta Deli Serdang menyebut kesiapan personel telah melalui berbagai simulasi. Latihan pengamanan dilakukan sebelum Nataru. Simulasi mencakup penanganan gangguan keamanan. Termasuk penanganan keadaan darurat. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolda memberikan arahan langsung kepada personel. Arahan menekankan kedisiplinan dan kewaspadaan. Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Personel diminta mengatur waktu istirahat dengan baik. Kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan.
Bandara Kualanamu menjadi salah satu pintu masuk utama Sumatera Utara. Aktivitas penerbangan diperkirakan meningkat signifikan. Banyak masyarakat memanfaatkan libur Nataru untuk bepergian. Oleh karena itu, pengamanan menjadi prioritas utama. Semua potensi gangguan diantisipasi sejak dini.
Kapolresta memastikan seluruh personel siap siaga selama periode Nataru. Tidak ada toleransi terhadap kelalaian. Setiap anggota diharapkan menjalankan tugas secara profesional. Pengawasan internal juga dilakukan secara berjenjang. Hal ini untuk memastikan standar operasional dipatuhi.
Selain keamanan, aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Arus kendaraan di sekitar bandara turut diatur. Rekayasa lalu lintas disiapkan bila diperlukan. Tujuannya untuk menghindari kemacetan. Kenyamanan pengguna jalan juga diperhatikan.
Kapolda Sumut mengapresiasi kesiapan Polresta Deli Serdang. Menurutnya, kesiapan ini menunjukkan komitmen Polri dalam melayani masyarakat. Pengamanan Nataru harus berjalan optimal. Tidak boleh ada celah gangguan keamanan. Masyarakat diharapkan dapat berlibur dengan tenang.
Polresta Deli Serdang juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat. Posko pengamanan siap menerima laporan. Masyarakat diminta tidak ragu melapor jika melihat hal mencurigakan. Respon cepat akan diberikan oleh petugas. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting.
Kapolresta menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara berkala. Setiap perkembangan situasi dipantau secara intensif. Penyesuaian pengamanan dilakukan bila diperlukan. Fleksibilitas menjadi kunci dalam pengamanan Nataru. Semua langkah diambil demi keamanan bersama.
Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Polresta Deli Serdang optimistis pengamanan Nataru 2025 berjalan lancar. Bandara Kualanamu diharapkan tetap aman dan kondusif. Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Sinergi antarinstansi terus diperkuat. Pengamanan ini menjadi wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.
