
Tokoberita.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menargetkan pertumbuhan ekonomi provinsi ini mencapai 6,08 persen pada tahun 2029, naik dari 5,03 persen pada tahun 2024. Target ini dicanangkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby dalam acara Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen RPJMD 2025-2029 & RKPD 2026, yang digelar di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (20/3/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa peningkatan ekonomi harus didorong melalui berbagai sektor strategis, termasuk investasi, industri, pariwisata, serta pertanian dan perikanan.
Menurut Bobby, Sumut memiliki potensi besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Dengan optimalisasi sumber daya dan kebijakan yang tepat, target 6,08 persen bukan sesuatu yang mustahil.
“Sumut memiliki banyak potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Jika kita fokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan daya saing industri, dan memperbaiki tata kelola investasi, saya yakin target pertumbuhan ini bisa kita capai,” ujar Bobby.
Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah mendorong peningkatan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah Provinsi Sumut akan mempercepat pembangunan infrastruktur, menyederhanakan perizinan usaha, dan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif bagi investor.
Selain itu, penguatan sektor UMKM juga menjadi prioritas. Bobby menilai bahwa usaha kecil dan menengah memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan memperluas akses permodalan, pelatihan, serta membantu digitalisasi UMKM agar lebih kompetitif.
Tak hanya itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi Sumut dalam lima tahun ke depan. Dengan keindahan alam seperti Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas, Bobby menargetkan peningkatan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara guna meningkatkan pendapatan daerah.
Untuk sektor pertanian dan perikanan, pemerintah akan mendorong modernisasi dan efisiensi produksi. Sumut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, dan dengan inovasi teknologi pertanian, produktivitas diharapkan meningkat signifikan sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Bobby juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan tol, pelabuhan, dan fasilitas logistik yang akan mempermudah arus barang dan jasa. Pembangunan infrastruktur yang baik akan mempercepat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan daya saing produk Sumut di pasar nasional maupun internasional.
Selain aspek ekonomi, Bobby menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi tujuan utama. Ia berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan layanan kesehatan, serta memastikan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda Sumut.
Dalam acara Konsultasi Publik tersebut, berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga perwakilan masyarakat, turut memberikan masukan dan pandangan terkait strategi pembangunan yang akan diterapkan.
Beberapa pihak menyambut baik target pertumbuhan ekonomi 6,08 persen yang dicanangkan Bobby, namun mereka juga mengingatkan agar kebijakan yang diterapkan bersifat inklusif dan berpihak pada seluruh lapisan masyarakat.
“Target ini sangat ambisius dan perlu dukungan dari semua pihak. Selain fokus pada investasi besar, pemerintah juga harus memperhatikan pemberdayaan masyarakat kecil agar pertumbuhan ekonomi yang dicapai benar-benar merata,” ujar seorang ekonom dari salah satu universitas di Medan.
Tantangan terbesar dalam mencapai target ini adalah ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim yang dapat mempengaruhi sektor pertanian, serta tantangan birokrasi yang masih menjadi kendala bagi dunia usaha. Oleh karena itu, reformasi kebijakan dan inovasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Bobby Nasution berharap bahwa melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Sumut bisa menjadi salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Indonesia. Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, ia optimis target 6,08 persen bisa tercapai pada tahun 2029.