
TOKOBERITA.COM – Polrestabes Medan berhasil menangkap empat orang yang terlibat dalam aksi pembakaran sepeda motor milik polisi. Peristiwa tersebut terjadi saat penggerebekan kampung narkoba di Jalan Beringin, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penggerebekan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Operasi itu berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025. Situasi di lokasi sempat memanas akibat perlawanan dari warga.
Penggerebekan kampung narkoba tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika. Polisi telah melakukan pemetaan wilayah sebelum operasi dilaksanakan. Kawasan tersebut diketahui rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Petugas mendatangi lokasi dengan tujuan menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti. Namun, kehadiran polisi mendapat penolakan keras.
Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok orang melakukan perlawanan. Mereka melempari petugas dengan batu dan benda keras lainnya. Aksi tersebut menyebabkan situasi semakin tidak terkendali. Dalam kekacauan itu, sepeda motor milik polisi dibakar oleh pelaku. Api dengan cepat melalap kendaraan dinas tersebut.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Bayu Putra Wijayanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut penyerangan dilakukan secara terorganisir. Para pelaku berusaha menghalangi proses penegakan hukum. Selain melempari batu, pelaku juga melakukan intimidasi terhadap petugas. Polisi tetap berupaya mengendalikan situasi dengan profesional.
AKBP Bayu menjelaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama. Petugas terpaksa menarik diri untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Setelah situasi dinilai aman, polisi kembali melakukan pengamanan lokasi. Identifikasi terhadap para pelaku langsung dilakukan. Proses penyelidikan berjalan intensif pascakejadian.
Dalam waktu singkat, polisi berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda. Para pelaku diduga berperan aktif dalam penyerangan dan pembakaran. Polisi mengamankan mereka tanpa perlawanan. Saat ini, keempatnya telah ditahan.
Menurut AKBP Bayu, penangkapan tersebut merupakan hasil kerja cepat tim di lapangan. Polisi mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman video. Bukti-bukti tersebut mengarah pada identitas para pelaku. Penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.
Polisi menilai aksi pembakaran tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat negara. Tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya. Selain merusak fasilitas negara, aksi itu mengancam keselamatan petugas. Polisi menegaskan tidak akan mentolerir tindakan anarkis. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas.
Keempat pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik mendalami peran masing-masing tersangka. Mereka dijerat dengan pasal berlapis terkait perusakan dan kekerasan terhadap aparat. Ancaman hukuman pidana berat menanti para pelaku. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan.
AKBP Bayu menegaskan bahwa operasi pemberantasan narkoba akan terus berlanjut. Polisi tidak akan gentar menghadapi ancaman dan perlawanan. Kawasan rawan narkoba akan menjadi fokus penindakan. Masyarakat diminta tidak melindungi pelaku kejahatan. Kerja sama warga sangat dibutuhkan.
Polrestabes Medan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Aksi kekerasan hanya akan memperburuk keadaan. Penegakan hukum bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Polisi hadir untuk menciptakan rasa aman. Dukungan publik menjadi kunci keberhasilan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius kepolisian. Evaluasi terhadap pola penggerebekan akan dilakukan. Pengamanan personel akan diperkuat di lapangan. Polisi akan menyiapkan langkah antisipasi yang lebih matang. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas.
Selain menangkap pelaku penyerangan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut terkait dengan peredaran narkoba di lokasi. Polisi masih mendalami jaringan narkoba yang beroperasi di kawasan tersebut. Penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Target utama adalah memutus mata rantai peredaran narkoba.
Kapolrestabes Medan memberikan apresiasi kepada petugas yang bertugas. Meski mendapat perlawanan, petugas tetap menjalankan tugas dengan profesional. Keberanian dan dedikasi anggota mendapat penghargaan. Polisi memastikan akan memberikan perlindungan hukum bagi anggotanya. Solidaritas internal terus diperkuat.
Warga sekitar lokasi juga dimintai keterangan oleh polisi. Sebagian warga mengaku resah dengan aktivitas narkoba di wilayah tersebut. Polisi mengajak masyarakat untuk berani melapor. Informasi dari warga sangat membantu penegakan hukum. Kerahasiaan pelapor akan dijamin.
Kasus ini menjadi pengingat bahaya narkoba bagi masyarakat. Selain merusak generasi muda, narkoba juga memicu tindak kriminal. Perlawanan terhadap aparat menjadi bukti dampak negatif narkoba. Pemerintah dan aparat terus berupaya memberantas peredaran narkotika. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan.
Polisi memastikan proses hukum akan berjalan transparan. Tidak ada perlakuan khusus terhadap para pelaku. Semua akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kepastian hukum menjadi komitmen kepolisian. Kepercayaan publik harus dijaga.
Dengan ditangkapnya empat pelaku, polisi berharap situasi kembali kondusif. Penegakan hukum akan memberikan efek jera. Kawasan tersebut akan terus diawasi. Polisi berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba. Upaya ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas.
Polrestabes Medan menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kejahatan. Tindakan anarkis tidak akan menghentikan upaya pemberantasan narkoba. Polisi akan terus hadir di tengah masyarakat. Keamanan dan ketertiban menjadi tujuan utama. Hukum akan ditegakkan tanpa kompromi.
