
Tokoberita.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) mencatat lonjakan jumlah penumpang pada momen Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Berdasarkan data resmi, sebanyak 9.800 penumpang menggunakan layanan kereta api untuk bepergian di hari raya.
Tingginya jumlah penumpang pada momen Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat, terutama untuk perjalanan antarkota di Sumatera Utara. Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, menyebutkan bahwa volume penumpang ini meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Pada Hari H Lebaran 2025, KAI Divre I Sumut melayani 9.800 penumpang. Ini menjadi salah satu puncak arus mudik dan balik yang kami prediksi sejak awal,” ujar As’ad pada Selasa, 1 April 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak KAI Sumut telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penambahan perjalanan kereta api serta peningkatan pelayanan di stasiun. Penumpang yang menggunakan jasa kereta api didominasi oleh mereka yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik menuju berbagai kota di Sumatera Utara.
Kereta api yang beroperasi selama momen Lebaran ini melayani sejumlah rute populer, seperti Medan – Rantau Prapat, Medan – Kisaran, Medan – Siantar, serta Medan – Binjai. Rute-rute tersebut menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Menurut As’ad, tingginya jumlah penumpang juga dipengaruhi oleh kenyamanan dan efisiensi perjalanan dengan kereta api dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Faktor ketepatan waktu, tarif yang relatif terjangkau, serta fasilitas yang semakin baik menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api.
Pihak KAI Sumut juga memastikan bahwa selama momen Lebaran, seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan dan aparat keamanan, dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional di stasiun maupun selama perjalanan.
Selain itu, KAI juga menerapkan standar keselamatan yang ketat, termasuk pemeriksaan jalur rel, kesiapan sarana, serta pengawasan ekstra terhadap kondisi lokomotif dan gerbong. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang bisa mengganggu perjalanan para penumpang.
Beberapa fasilitas tambahan juga diberikan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, seperti ruang tunggu yang lebih luas, sistem pemesanan tiket yang lebih mudah, serta layanan informasi perjalanan yang lebih akurat. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat yang menggunakan jasa kereta api selama momen Lebaran.
Tak hanya itu, dalam upaya memberikan layanan prima, KAI Sumut juga menghadirkan program diskon dan promo tiket murah untuk beberapa perjalanan tertentu. Program ini bertujuan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih ekonomis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung.
Meskipun volume penumpang meningkat, pihak KAI memastikan bahwa protokol keselamatan dan pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan terhadap kapasitas penumpang juga diperketat agar perjalanan tetap nyaman dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.
Beberapa penumpang yang ditemui di Stasiun Besar Medan mengungkapkan kepuasan mereka terhadap layanan KAI selama periode Lebaran ini. Salah satu penumpang, Rudi (35), yang melakukan perjalanan ke Rantau Prapat, mengaku senang dengan ketepatan waktu dan kenyamanan kereta api.
“Saya lebih memilih naik kereta api karena nyaman dan tidak terjebak macet. Selain itu, suasana di dalam kereta lebih santai dibandingkan naik bus atau kendaraan pribadi,” ujar Rudi.
Momen Lebaran selalu menjadi tantangan tersendiri bagi operator transportasi, terutama dalam mengelola arus mudik dan balik. Namun, dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, KAI Sumut berhasil mengatasi lonjakan penumpang dan memastikan layanan tetap optimal.
Dengan suksesnya layanan transportasi kereta api selama Lebaran 2025 ini, KAI Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang. Diharapkan, masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun saat momen spesial seperti Lebaran.