
MEDAN – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Medan dalam menyampaikan laporan kinerja pemerintahan. Agenda tersebut digelar di Gedung DPRD Kota Medan pada Senin, 9 Maret 2026. Dalam forum resmi tersebut, pemerintah daerah memaparkan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Laporan ini menjadi bentuk akuntabilitas kepada lembaga legislatif dan masyarakat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan langsung Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di hadapan para anggota dewan. Penyampaian laporan tersebut merupakan kewajiban kepala daerah setiap tahunnya. LKPJ memuat berbagai capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain itu, laporan juga mencakup pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.
Dalam pemaparannya, Rico Waas menjelaskan bahwa laporan tersebut disusun berdasarkan kerangka perencanaan pembangunan daerah. LKPJ mengacu pada kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya. Salah satu acuan utama adalah Peraturan Daerah Kota Medan tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Dokumen tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan program pembangunan.
Peraturan Daerah yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 1 Tahun 2025. Perda tersebut mengatur mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan periode 2025–2029. RPJMD menjadi panduan strategis bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan lima tahunan. Setiap program dan kegiatan diselaraskan dengan arah kebijakan tersebut.
Selain mengacu pada RPJMD, penyusunan LKPJ juga berpedoman pada aturan pemerintah pusat. Salah satu regulasi yang menjadi dasar adalah Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Aturan ini mengatur kewajiban kepala daerah untuk menyampaikan laporan kinerja kepada DPRD. Laporan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan pemerintahan daerah.
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh pimpinan DPRD Kota Medan dan dihadiri para anggota dewan. Selain itu, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Medan juga turut hadir. Forum ini menjadi ruang resmi untuk menyampaikan evaluasi kinerja pemerintahan. DPRD memiliki peran penting dalam memberikan masukan terhadap laporan tersebut.
Dalam laporan yang disampaikan, pemerintah kota memaparkan berbagai capaian pembangunan selama tahun 2025. Capaian tersebut meliputi sektor infrastruktur, pelayanan publik, ekonomi daerah, serta program sosial kemasyarakatan. Pemerintah juga menyampaikan berbagai program prioritas yang telah dijalankan. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rico Waas menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk transparansi pemerintah kepada publik. Melalui laporan ini, masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program pembangunan telah berjalan. Pemerintah daerah berkewajiban mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dan pelaksanaan program. Akuntabilitas menjadi prinsip penting dalam tata kelola pemerintahan.
Selain menyampaikan capaian, laporan tersebut juga memuat berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program. Pemerintah daerah menyadari bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, evaluasi terhadap program yang telah berjalan sangat penting dilakukan. Evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan kebijakan ke depan.
DPRD Kota Medan selanjutnya akan melakukan pembahasan terhadap laporan yang disampaikan. Proses ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja pemerintah daerah. Melalui pembahasan tersebut, DPRD dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah kota. Rekomendasi ini bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Rapat paripurna tersebut juga menjadi forum dialog antara eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai rencana. Sinergi antara pemerintah kota dan DPRD diperlukan untuk mencapai tujuan pembangunan. Kerja sama yang baik akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan publik. Berbagai program pembangunan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Hal ini penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan di Kota Medan. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Peran DPRD, perangkat daerah, serta masyarakat sangat penting dalam mendukung program pemerintah. Kolaborasi tersebut menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Ke depan, Pemerintah Kota Medan akan terus memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat. Program-program strategis akan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah. Upaya ini dilakukan agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Melalui penyampaian LKPJ Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Medan berharap dapat terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Laporan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus perencanaan pembangunan ke depan. Dengan dukungan DPRD dan masyarakat, pemerintah optimistis pembangunan Kota Medan dapat berjalan lebih baik. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan kota yang maju, tertata, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.
