
TOJOBERITA.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengerahkan 1.030 personel untuk membantu penanganan dampak bencana yang melanda 12 kabupaten dan kota di wilayah Sumut. Langkah cepat ini diambil sebagai respons atas meningkatnya intensitas bencana alam akibat cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa seluruh personel diturunkan untuk mempercepat proses evakuasi, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan kondisi wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan bantuan maksimal bagi masyarakat.
“Dalam upaya penanganan, kami mengerahkan 1.030 personel gabungan dari satuan wilayah, Direktorat Samapta, Satuan Brimob, bidang TIK, dan Bidang Dokkes,” ujar Ferry di Medan, Kamis.
Ferry menjelaskan, sejumlah daerah mengalami bencana seperti banjir, tanah longsor, serta kerusakan infrastruktur. Personel Sat Samapta dan Brimob turun untuk membantu evakuasi warga dan membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan.
Sementara itu, personel Bidang Dokkes diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan darurat bagi warga yang terdampak. Tim medis juga menyalurkan obat-obatan serta melakukan pemeriksaan kesehatan di posko-posko pengungsian.
Di sisi lain, bidang TIK membantu memperbaiki jaringan komunikasi yang sempat terganggu di beberapa lokasi. Hal ini penting untuk memastikan proses koordinasi antarlembaga berjalan lancar.
Menurut Ferry, hingga saat ini polisi terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan relawan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Pengiriman logistik dan perlengkapan penunjang juga terus dilakukan untuk membantu stabilisasi kondisi.
“Seluruh personel bekerja di lapangan tanpa henti, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” jelasnya.
Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Informasi terkait kondisi cuaca dan peringatan dini terus disampaikan melalui berbagai platform komunikasi.
Dengan adanya pengerahan personel ini, diharapkan penanganan dampak bencana di wilayah Sumut dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Polisi memastikan akan terus siaga hingga kondisi benar-benar pulih.
