
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin langsung kegiatan gotong royong massal di Jalan Kawat 7, Kecamatan Medan Deli, pada Sabtu pagi, 19 September 2026. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya nyata pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir dan genangan air yang kerap melanda kawasan tersebut. Rico tampak turun langsung bersama warga membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar yang selama ini menjadi titik langganan genangan. Kehadirannya di tengah kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang telah lama menantikan penanganan serius terhadap persoalan banjir. Suasana gotong royong berlangsung penuh semangat dengan keterlibatan aktif warga dari berbagai kalangan usia.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menyempatkan diri mendengarkan langsung berbagai keluhan yang disampaikan warga terkait persoalan banjir yang selama ini mereka hadapi. Warga berharap agar persoalan genangan air yang kerap terjadi tersebut dapat segera dituntaskan oleh pemerintah kota. Keluhan warga umumnya berkaitan dengan terganggunya aktivitas sehari-hari akibat genangan yang muncul terutama saat musim penghujan tiba. Rico menegaskan bahwa aspirasi warga tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan penanganan banjir. Ia berjanji akan terus memantau perkembangan penanganan persoalan tersebut secara berkala.
Kegiatan gotong royong tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Medan, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi. Selain itu, hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, HM Sofyan, yang turut mendampingi wali kota dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pimpinan perangkat daerah juga tampak hadir untuk memastikan pelaksanaan gotong royong berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Camat Medan Deli, M Aidiel Putra Pratama, turut mendampingi jalannya kegiatan sekaligus memberikan laporan terkait kondisi wilayahnya. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir di Medan Deli.
Guna mempercepat proses pembersihan saluran air dan lingkungan sekitar, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menurunkan sejumlah alat berat ke lokasi kegiatan. Alat berat tersebut digunakan untuk membantu proses pengerukan dan pembersihan material yang menyumbat aliran air di sekitar Jalan Kawat 7. Meski demikian, beberapa titik di kawasan tersebut masih terlihat digenangi air saat kegiatan gotong royong berlangsung. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian khusus bagi Wali Kota Medan dalam meninjau langsung kondisi di lapangan. Rico menegaskan bahwa penanganan genangan tersebut akan terus dilakukan secara bertahap hingga tuntas.
Dalam keterangannya, Rico Waas menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan akan kembali melakukan pemetaan terhadap titik-titik sumber genangan yang ada di wilayah Medan Deli. Pemetaan tersebut dinilai penting guna memastikan langkah penanganan yang diambil pemerintah kota tepat sasaran dan efektif. Berdasarkan hasil pemetaan awal yang telah dilakukan, diketahui terdapat enam titik yang kerap mengalami genangan air di kawasan tersebut. Titik-titik tersebut disebutkan belum memiliki saluran pembuangan air yang memadai sehingga menyebabkan air tergenang dalam waktu lama. Rico menegaskan bahwa persoalan tersebut akan menjadi prioritas dalam program penanganan banjir ke depan.
Lebih lanjut, Rico Waas menjelaskan bahwa pemerintah kota akan melakukan pengecekan dan pemetaan terhadap rencana pembangunan saluran drainase baru di kawasan tersebut. Ia menyebutkan bahwa penggunaan sistem u-ditch menjadi salah satu opsi yang akan dikaji guna meningkatkan kapasitas saluran pembuangan air. Selain itu, Rico juga membuka kemungkinan dilakukannya normalisasi saluran air di kawasan bawah jalan tol apabila diperlukan. Menurutnya, normalisasi tersebut penting dilakukan agar aliran air dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan genangan yang menyerupai kolam. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan banjir di kawasan Medan Deli.
Rico menegaskan bahwa penanganan persoalan banjir dan genangan air di Medan Deli tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan memerlukan perencanaan yang matang. Ia meminta seluruh dinas terkait untuk bekerja sama secara terpadu dalam merumuskan solusi jangka panjang bagi persoalan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur drainase yang memadai menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan genangan air di wilayah tersebut. Rico juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air agar tidak kembali tersumbat. Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi guna mewujudkan lingkungan yang bebas dari ancaman banjir dan genangan.
Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus menuntaskan persoalan banjir dan genangan di kawasan permukiman warga. Ia menjelaskan bahwa penanganan tersebut menjadi salah satu prioritas utama dinasnya dalam beberapa waktu ke depan. Khairul menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah teknis guna mempercepat penyelesaian persoalan tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Khairul di sela-sela kegiatan gotong royong yang berlangsung di Jalan Kawat 7.
Khairul Azmi menambahkan bahwa pengerjaan pembangunan saluran drainase di kawasan lingkungan permukiman warga dijadwalkan mulai berjalan pada awal bulan depan. Ia berharap dengan dimulainya pengerjaan tersebut, persoalan genangan air yang selama ini dikeluhkan warga dapat segera teratasi. Khairul juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan pengerjaan proyek tersebut agar sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Ia berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat turut diberikan guna kelancaran pelaksanaan proyek tersebut. Pernyataan tersebut disambut baik oleh warga yang berharap persoalan banjir di wilayah mereka dapat segera berakhir.
Kegiatan gotong royong yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir dan genangan di Kecamatan Medan Deli. Rico Waas menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai titik rawan genangan lainnya. Ia berharap melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, persoalan banjir yang telah lama menjadi keluhan warga dapat segera terselesaikan. Warga Medan Deli pun menyambut baik langkah tersebut dan berharap penanganan banjir dapat dilakukan secara tuntas dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur demi kenyamanan seluruh warga Kota Medan.
