
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan gerak jalan santai yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Astaka Pancing pada Minggu (30/8/2026) dan digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, ribuan warga Kota Medan tampak antusias turut serta memadati kawasan Lapangan Astaka Pancing sejak pagi hari. Suasana penuh semangat kebangsaan terasa kental, seiring dengan nuansa perayaan kemerdekaan yang diusung oleh panitia penyelenggara.
Rico menyampaikan bahwa kegiatan positif semacam ini merupakan wujud nyata sinergi antara partai politik dan masyarakat dalam menyemarakkan hari kemerdekaan. Menurutnya, momentum tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan warga Kota Medan lintas latar belakang.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemko) Medan itu menegaskan bahwa dukungan maupun kritik konstruktif yang disampaikan oleh partai politik, termasuk PAN, merupakan bagian penting dalam mengawal jalannya pembangunan di Kota Medan. Ia menilai kritik yang membangun justru dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan mengevaluasi kebijakan.
Rico turut mengajak seluruh elemen masyarakat serta partai politik untuk terus bersinergi demi kemajuan Kota Medan ke depan. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat secara luas.
Pada kesempatan tersebut, Rico juga memaparkan capaian kinerja pemerintahannya selama satu tahun masa jabatan. Ia menyebutkan bahwa dari 24 janji kampanye yang pernah disampaikan, sebanyak 20 di antaranya telah berhasil direalisasikan pada tahun pertama kepemimpinannya bersama jajaran Pemko Medan.
Capaian tersebut, menurut Rico, menjadi bukti komitmen pemerintahannya dalam menepati janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah program prioritas yang saat ini tengah dikebut penyelesaiannya.
Salah satu fokus utama Pemko Medan ke depan, lanjut Rico, adalah penanganan persoalan banjir dan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga Kota Medan. Kedua persoalan tersebut disebutnya sebagai tantangan klasik perkotaan yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemko Medan juga tengah mematangkan rencana pembangunan sistem transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) guna mengurai kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan utama kota. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi publik yang lebih efisien bagi warga Kota Medan.
Tidak hanya itu, Rico turut menyoroti proyek pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang digadang-gadang mampu menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah perkotaan. Ia berharap seluruh program prioritas tersebut dapat rampung sesuai target demi mewujudkan Kota Medan yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.
