
KOTA MEDAN – Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas yang terus digencarkan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, khususnya melalui pembenahan infrastruktur drainase di berbagai titik yang selama ini menjadi langganan genangan air. Persoalan banjir dan genangan memang kerap menjadi keluhan utama warga Kota Medan, terutama saat musim penghujan tiba. Pemerintah Kota Medan menilai perbaikan sistem drainase menjadi salah satu solusi jangka panjang yang harus segera direalisasikan. Berbagai kawasan yang selama ini rawan tergenang air menjadi fokus utama dalam program pembenahan infrastruktur tersebut. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemko Medan dalam menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan bebas dari ancaman banjir.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui pembangunan saluran drainase sepanjang 385 meter yang dilaksanakan di kawasan Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. Kawasan tersebut diketahui menjadi salah satu titik yang kerap mengalami genangan air, terutama saat intensitas hujan tinggi. Pembangunan drainase di lokasi tersebut diharapkan mampu mengurangi secara signifikan volume genangan yang selama ini dikeluhkan oleh warga sekitar. Proyek tersebut menjadi bagian dari rangkaian program perbaikan infrastruktur yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kota Medan. Warga sekitar menyambut baik pembangunan tersebut karena dinilai dapat memberikan dampak positif bagi kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Guna memastikan pengerjaan proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan, Rico Waas turun langsung meninjau lokasi pembangunan drainase pada Selasa (29/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kualitas dan progres pengerjaan proyek di lapangan. Rico tampak memantau secara saksama setiap tahapan pengerjaan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut. Kehadirannya secara langsung di lokasi proyek turut disambut baik oleh warga sekitar yang menyaksikan proses peninjauan tersebut. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen wali kota dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Rico Waas menegaskan bahwa pembangunan saluran drainase di Jalan Makmur tersebut dilakukan guna mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Ia menilai persoalan genangan air yang berlarut-larut dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga sekitar. Oleh karena itu, pembangunan drainase tersebut diharapkan dapat menjadi solusi permanen dalam mengatasi persoalan genangan yang telah lama dikeluhkan masyarakat. Rico menegaskan bahwa proyek tersebut menjadi salah satu prioritas dalam upaya memperbaiki kualitas infrastruktur perkotaan. Ia berharap manfaat dari pembangunan tersebut dapat segera dirasakan langsung oleh warga sekitar dalam waktu dekat.
Dalam peninjauan tersebut, Rico Waas didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi. Selain itu, turut hadir mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Arrahmaan Pane serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Arafat Syam. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Medan dalam mengawal jalannya proyek pembangunan drainase tersebut. Para pejabat yang hadir turut memberikan penjelasan teknis terkait progres pengerjaan proyek kepada wali kota. Koordinasi antar-instansi tersebut dinilai penting guna memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas meminta agar pengerjaan proyek drainase dilakukan dengan baik dan penuh ketelitian tanpa mengabaikan aspek kualitas pekerjaan. Ia menegaskan bahwa proses pengerjaan harus dilakukan secara profesional agar hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Rico juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut senantiasa mengutamakan keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung. Pengawasan yang ketat dinilai perlu dilakukan guna menghindari terjadinya kesalahan teknis dalam pengerjaan proyek. Permintaan tersebut disampaikan Rico sebagai bentuk perhatian terhadap kualitas hasil akhir pembangunan.
Selain menyoroti kualitas pengerjaan, Rico Waas turut menekankan pentingnya menjaga kenyamanan warga selama proses pembangunan drainase berlangsung. Ia meminta agar pengerjaan proyek tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Rico menegaskan bahwa kelancaran aktivitas warga harus tetap menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung. Ia berharap pihak pelaksana proyek dapat mengatur waktu pengerjaan sedemikian rupa agar tidak menimbulkan gangguan berarti bagi warga sekitar. Perhatian tersebut disampaikan Rico sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kenyamanan masyarakat di tengah berlangsungnya pembangunan infrastruktur.
Lebih lanjut, Rico Waas juga menginstruksikan agar akses keluar-masuk rumah warga tetap terjaga dengan baik selama proses pembangunan saluran drainase berlangsung. Ia menegaskan bahwa aksesibilitas warga menuju maupun keluar dari rumah masing-masing harus tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan proyek tersebut. Instruksi tersebut disampaikan guna menghindari terjadinya keluhan warga akibat terganggunya akses jalan menuju rumah mereka. Rico berharap pihak pelaksana proyek dapat berkoordinasi secara intensif dengan warga sekitar terkait pengaturan akses selama masa pembangunan. Instruksi tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian wali kota terhadap kenyamanan mobilitas warga sehari-hari.
Rico Waas turut menginstruksikan agar saluran drainase yang berada tepat di depan rumah warga dilengkapi dengan penutup yang memadai. Ia menilai penutup saluran tersebut penting untuk menjaga keselamatan warga, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lingkungan rumah. Selain itu, keberadaan penutup saluran juga dinilai dapat menjaga kebersihan dan estetika lingkungan sekitar kawasan tersebut. Rico berharap instruksi tersebut dapat segera direalisasikan oleh pihak pelaksana proyek dalam waktu dekat. Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian menyeluruh terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekitar lokasi proyek.
Pembangunan saluran drainase di Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan genangan air yang selama ini menjadi keluhan warga setempat. Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program pembenahan infrastruktur drainase di berbagai titik rawan genangan lainnya. Sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam keberhasilan program penanganan banjir tersebut. Ke depan, berbagai pihak berharap semakin banyak titik rawan genangan yang dapat segera ditangani melalui program serupa. Pemerintah Kota Medan optimistis penanganan banjir yang dilakukan secara bertahap dan menyeluruh dapat memberikan manfaat nyata bagi kenyamanan seluruh warga Kota Medan.
