
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengatasi persoalan banjir sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan warga. Hal tersebut disampaikan Rico saat menggelar kegiatan Sapa Warga di Jalan Sari Rejo, Gang Sarena, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga setempat yang menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan dialog langsung antara wali kota dan masyarakat. Kehadiran Rico di tengah warga disambut antusias mengingat persoalan banjir telah lama menjadi keluhan utama di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Rico didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, Camat Medan Selayang, Huznul Hafiz Rambe, yang ikut berdialog langsung dengan warga setempat. Kehadiran jajaran pejabat tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Medan dalam menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat. Para pejabat yang hadir turut mencatat berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan warga selama kegiatan berlangsung. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam memastikan setiap persoalan warga dapat ditindaklanjuti secara menyeluruh.
Dalam kesempatan tersebut, Rico mendengarkan secara langsung berbagai keluhan yang disampaikan warga, khususnya terkait persoalan banjir yang kerap merendam permukiman mereka. Sejumlah warga menyampaikan bahwa banjir yang terjadi sebelumnya sempat merendam rumah hingga menyebabkan kerusakan pada harta benda milik warga. Keluhan tersebut disampaikan secara langsung oleh warga yang menjadi korban dampak banjir di kawasan tersebut. Rico tampak serius mendengarkan setiap keluhan yang disampaikan sembari sesekali mencatat poin-poin penting dari aspirasi warga. Dialog tersebut berlangsung terbuka guna memastikan seluruh persoalan dapat tersampaikan secara jelas kepada pemerintah kota.
Menanggapi keluhan tersebut, Rico menjelaskan bahwa persoalan banjir yang terjadi di Lingkungan 5 dan Lingkungan 6 dipengaruhi oleh kondisi geografis kawasan yang cenderung rendah. Selain itu, kapasitas parit di kawasan tersebut dinilai belum mampu menampung debit air secara maksimal, khususnya saat terjadi peningkatan volume air. Rico menjelaskan bahwa persoalan tersebut semakin parah ketika permukaan air Sungai Babura mengalami kenaikan signifikan. Penjelasan tersebut disampaikan Rico guna memberikan pemahaman kepada warga mengenai akar persoalan banjir yang terjadi selama ini. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kota untuk segera dicarikan solusinya.
Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah mengkaji rencana pembangunan saluran drainase baru guna mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. Rencana tersebut mencakup pembangunan drainase yang menghubungkan Jalan Saudara menuju Sungai Babura sebagai salah satu solusi jangka panjang. Kajian tersebut dilakukan guna memastikan pembangunan drainase dapat berfungsi secara optimal dalam mengalirkan debit air saat terjadi peningkatan volume air sungai. Rico menegaskan bahwa kajian teknis tersebut dilakukan secara cermat agar solusi yang diambil benar-benar efektif mengatasi persoalan banjir. Rencana tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir secara menyeluruh.
Selain pembangunan drainase dari Jalan Saudara menuju Sungai Babura, Pemko Medan juga tengah mengkaji pembangunan jalur crossing yang berada sebelum jembatan arah Polonia. Pembangunan jalur crossing tersebut dinilai penting guna mendukung kelancaran aliran air menuju Sungai Babura secara lebih efektif. Rico menjelaskan bahwa kajian teknis terhadap rencana tersebut masih terus dilakukan oleh dinas terkait guna memastikan kelayakan dan efektivitas pembangunan. Ia berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan guna mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Rencana tersebut menjadi bagian dari langkah komprehensif Pemko Medan dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Medan Selayang.
Rico turut menjelaskan bahwa Pemko Medan juga tengah mengkaji normalisasi Parit Gergaji sepanjang sekitar 300 meter sebagai salah satu solusi tambahan dalam mengatasi persoalan banjir. Normalisasi tersebut dinilai penting guna meningkatkan kapasitas tampung parit dalam mengalirkan debit air, khususnya saat curah hujan tinggi. Rico menegaskan bahwa seluruh rencana tersebut akan dikaji secara menyeluruh agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga di kawasan terdampak banjir. Kajian tersebut turut mempertimbangkan aspek teknis maupun anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan normalisasi tersebut. Rico berharap langkah tersebut dapat segera direalisasikan guna mengurangi dampak banjir yang dirasakan warga selama ini.
Selain menyoroti persoalan banjir, Rico turut menegaskan pentingnya peningkatan keamanan lingkungan di kawasan permukiman warga. Ia meminta jajaran terkait untuk terus memperkuat sistem keamanan lingkungan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar. Rico menilai keamanan lingkungan menjadi salah satu aspek penting yang turut memengaruhi kualitas hidup masyarakat di suatu kawasan. Oleh karena itu, ia mendorong adanya sinergi antara warga, aparat keamanan, dan pemerintah kelurahan dalam menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Penguatan keamanan lingkungan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya penanganan persoalan banjir di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, warga turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Wali Kota Medan beserta jajaran dalam mendengarkan keluhan mereka. Warga berharap rencana pembangunan infrastruktur yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan guna mengatasi persoalan banjir yang selama ini mereka hadapi. Sejumlah warga turut menyampaikan harapannya agar perhatian serupa dapat terus diberikan kepada kawasan-kawasan lain yang memiliki persoalan sejenis. Apresiasi tersebut disampaikan warga sebagai bentuk dukungan terhadap langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah kota. Dukungan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Pemko Medan untuk terus berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendengarkan dan menindaklanjuti persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung. Rico menegaskan bahwa seluruh rencana yang telah dikaji akan terus dipantau perkembangannya guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai target. Ia berharap berbagai langkah yang diambil dapat memberikan solusi nyata bagi persoalan banjir maupun keamanan lingkungan di kawasan tersebut. Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan setiap persoalan dapat ditangani secara optimal. Ke depan, sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna mewujudkan Kota Medan yang lebih aman dan bebas dari ancaman banjir.
